Selasa, 15 November 2016

PROFIL SANGGAR MADYO LARAS JATIGUWI




PROFIL/PROPOSAL

Seni Pedalangan dan Karawitan Malangan



“SANGGAR MADYO LARAS”



Pimpinan :

SUSILO HADI



DESA JATIGUWI

KECAMATAN SUMBERPUCUNG



BAB I

PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang

Pembangunan pendidikan seni budaya tradisi di Desa Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung saat ini telah menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Pendidikan dipandang sebagai salah satu dari berbagai investasi yang dianggap sangat menentukan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun kemajuan yang telah dialami terasa belum optimal karena terjadinya kesenjangan yang bervariasi di tubuh Organisasi Kesenian.

Upaya pembinaan di bidang pendidikan seni budaya tradisi merupakan suatu keharusan untuk dilaksanakan agar masarakat dapat maju dan berkembang seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu upaya seniman dalam hal ini adalah ingin mengadakan Pelatihan Seni Pedalangan dan Karawitan Malangan untuk masyarakat yang mempunyai bakat. kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan mutu pendidikan seni budaya dan meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Muatan seni budaya tradisi, merupakan pendidikan seni yang berbasis budaya daerah/budaya lokal, yang meliputi segala aspek kehidupan. aspek budaya tidak dibahas secara tersendiri tetapi terintegrasi dengan seni. Seni budaya merupakan pendidikan keterampilan karena keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik, yang terletak pada pemberian pengalaman estetik, dalam bentuk kegiatan berekspresi/berkreasi dan berapresiasi “dengan belajar seni budaya,” “belajar melalui seni budaya” dan “belajar tentang seni budaya”.



Sebagai bentuk apresiasi terhadap beragam budaya daerah di Kabupaten Malang. Hal ini merupakan wujud pembentukan sikap demokratis yang memungkinkan seseorang hidup secara beradab serta toleran dalam masyarakat dan budaya yang majemuk di Kabupaten Malang. Sejak zaman Kerajaan Singosari sampai sekarang, nenek moyang kita mewarisi Seni Pedalangan dan Karawitan Malangan, kita sebagai generasi muda wajib melestarikan seni budaya tradisi malangan ini sebagai wujud rasa memiliki.



Namun akibat dari kemajuan perkembangan zaman, yang di iringi dengan masuknya bermacam-macam budaya asing kedaerah, dapat menggeser budaya asli daerah atau budaya lokal, untuk itu kita sebagai generasi penerus kami akan tetap mempertahankan budaya tradisi. Banyak hal yang kami lakukan dalam melestarikan seni budaya tradisi malangan, diantaranya menggali kembali ciri khas yang dimiliki melalui nara sumber dan pelaku seni Pedalangan dan Karawitan Malangan, dan mengadakan pelatihan bersama nara sumber.



B.       Pengertian



Organisasi Seni Pedalangan dan Karawitan Malangan “Madyo Laras” merupakan wadah untuk mengembangkan dan melestarikan Seni Budaya Tradisi Malangan, sehingga kekayaan seni budaya tradisi yang kita miliki tidak akan punah begitu saja.

 Pengajuan proposal ini adalah untuk membantu dalam melancarkan pembinaan seni Pedalangan dan Karawitan malangan yang biasa disebut dengan Seni Gagrak Malangan. Sehingga warisan budaya yang kita miliki dapat berkembang.



C.      Maksud dan Tujuan



Pelestarian Seni Budaya Tradisi, yang di isi dengan Kegiatan Pelatihan Seni Pedalangan dan Karawitan Malangan, membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai sehingga dapat terwujudnya,  peserta didik yang memiliki kemampuan sebagai berikut:



1.      Memahami konsep dan pentingnya seni budaya daerah setempat;

2.      Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya daerah setempat;

3.      Menampilkan kreativitas melalui seni budaya daerah setempat;

4.      Menampilkan peran serta dalam seni budaya tingkat lokal, regional, maupun global.



Oleh sebab itu kami Organisasi Seni Pedalangan dan Karawitan Malangan “Sanggar Madyo Laras” mengharapkan bantuan dana Pembinaan dan Perlengkapan untuk menunjang kegiatan dan untuk meningkatkan kualitas Pendidikan Seni Budaya Tradisi di wilayah Desa Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung.



D.      Ruang Lingkup



Kegiatan Pelatihan Seni Pedalangan dan Karawitan Malangan mencakup keterampilan suara berdasarkan bunyi dengan dan tanpa rangsangan bunyi, apresiasi terhadap:



1.         Cengko’, Pucapan maupun Suluk Dalang Malangan

2.         Tabuhan Gending-gending Malangan

3.         Cengko’ Sindenan Malangan

4.         Tabuhan Wayang Topeng dan Tari Malangan

Materi tersebut di atas, merupakan materi dasar dalam mengembangkan Seni Pedalangan dan Karawitan Malangan oleh sebab itu peserta didik untuk mendapatkan pelatihan sesuai dengan kemampuan dan fasilitas yang tersedia. Setelah mengikuti pelatihan peserta diberi kesempatan untuk mengikuti Uji kompetensi.



E.       Arah Pengembangan



Materi Seni Pedalangan dan Karawitan Malangan dapat dilestarikan dan digunakan sebagai arah dan landasan untuk mengembangkan mata pelajaran Seni Budaya di tingkat pendidikan dasar, menengah maupu Pendidikan tinggi, dengan harapan dapat menjadi indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, dalam menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam mengambil keputusan untuk penilaian.






BAB II

ORGANISASI

Organisasi Sanggar Madyo Laras merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang bergerak dibidang Pendidikan Seni Pedalangan dan Karawitan Malangan, Organisasi ini berdiri pada tanggal 01 Juni 2012. Berdasarkan pengalaman yang telah didapat oleh para Pengurus dan Penasehat, telah memungkinkan untuk mengembangkan pelayanan yang lebih luas dibidang Pendidikan Seni Budaya Tradisi.

A.    Data dan Legalitas Organisasi

Nama Organisasi   :           MADYO LARAS

No. Induk             :           431/0125/421.108/2015

Nama Ketua          :           SUSILO HADI

Jenis Kesenian       :           Pedalangan Dan Karawitan Malangan

Tanggal Berdiri     :           01 Juni 2012

Alamat                  :           Ds. Jatiguwi Rt.19 Rw.04 Kec. Sumberpucung

No. Tlp/Hp            :           0856 0444 9008 / 081233179457





B.     Menejemen Organisasi

Manajemen Sanggar Madyo Laras terdiri dari tenaga-tenaga muda terampil dalam pengelolaan kegiatan pendidikan seni budaya tradisi malangan. Sesuai dengan sifat dan skala organisasi, manajemen dapat menggerakan tenaga-tenaga dalam bentuk team kerja atau secara Matriks. Organisasi Sanggar Madyo Laras disusun untuk dapat memberikan jasa profesional diberbagai kegiatan, baik tunggal maupun terpadu, dibidang seni budaya malangan.

Susunan Organisasi ini terdiri dari :

1.      Pelindung, Penasehat, Pembina

2.      Ketua

3.      Wakil Ketua

4.      Sekretaris

5.      Bendahara

6.      Bag. Program & Keuangan

7.      Bag. SDM & Umum

8.      Bidang Seni Karawitan

a.       Seksi Klenengan/karawitan Malangan

b.      Seksi Iringan Wayang Topeng dan Tari Malangan

9.      Bidang Seni Pedalangan

a.       Seksi Pedalangan Wayang Kulit Malangan

b.      Seksi Pedalangan Wayang Topeng Malangan

10.  Tim Kreatif Rumah Produksi, Sutradara, Kru dan Humas.

Masing-masing Bidang dipimpin oleh seorang Kepala Bidang dan dibantu oleh beberapa kepala Sub Bidang, Tenaga Ahli dan Staff lainnya.

Partisipasi Sanggar Madyo Laras terhadap pelaksanaan kegiatan-kegiatan di daerah telah cukup membantu Pemerintah setempat terutama karena minimnya ketersediaan penyedia jasa pelatihan Seni Pedalangan dan Karawitan Malangan di daerah Kabupaten Malang. Berbagai pengalaman yang telah dilalui sejak berdiri hingga saat ini merupakan referensi bagi organisasi untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan selanjutnya dengan lebih sempurna. Upaya untuk meningkatkan profesionalisme organisasi antara lain juga ditempuh dengan jalan melakukan konsorsium atau kerja sama dengan organisasi lain baik lokal maupun dari wilayah lain.




 BAB III

PENGALAMAN ORGANISASI



Sejak berdiri hingga sekarang, Madyo Laras telah mendapat kepercayaan dari berbagai instansi pemerintah maupun swasta untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan sesuai dengan bidang layanan yang dimilikinya. Organisasi ini  telah mencatat prestasi yang cukup memuaskan. Meskipun demikian Sanggar Madyo Laras tetap terus berupaya melakukan perbaikan-perbaikan di bidang seni budaya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan memberikan pelayanan yang lebih baik.



Kegiatan-kegiatan yang telah ditangani dan diselesaikan oleh Sanggar Madyo Laras adalah sebagai berikut :



        Garap Gending Iringan Tari Senggol Tengger Tahun ____ di Malang;

        Garap Gending Iringan Tari Gading Alit Tahun ____ di Malang;

        Garap Gending Iringan Tari Kebar Malang Tahun ____ di Malang;

        Garap Gending Iringan Tari Sembromo di Malang;

        Garap Gending Iringan Tari Tanda’an Wedhok  di Malang;

      mengiringi Iriangan Topeng Bapang untuk Sanggar Swastika Malang dalam acara Pagelaran Tari Tradisional Indonesia di Jakarta Tahun 2013;

        Mengiringi Tari Malangan

        Dan Mengiringi Wayang Topeng Malangan dsb.






BAB IV

FASILITAS  YANG  DIMILIKI



No
Nama Barang / Fasilitas
Volume
Satuan
Keadaan Barang
Ket.
0
1
2
3
4
6
1
Alat Gamelan Slendro
1
Set
Kurang Layak Pakai
Pinjam
2
Gedung Pelatihan
1
Unit
Kurang Layak Pakai
Pinjam
3
Gunungan Wayang
3
Buah
Baik / Layak Pakai
Pinjam
4
Wayang Kulit
10
Buah
Baik / Layak Pakai
Pinjam
5
Pakaian Panjak/yogo
15
Buah
Baik / Layak Pakai
Pinjam
6
Udeng Malangan
15
Buah
Baik / Layak Pakai
Milik Sendiri
Keterangan :

1.      Organisasi kami belum mempunyai tempat pelatihan sendiri (yang layak), kami masih pinjam balai RW:04 Dusun Krajan Desa Jatiguwi

2.      Jumlah Siswa/anggota kami 25 orang, dengan jumlah tersebut fasilitas yang kami miliki tidak mencukupi sehingga untuk melengkapi kita masih sewa.








BAB V

JADWAL  PELAKSANAAN

KEGIATAN PELATIHAN SENI

PEDALANGAN DAN KARAWITAN MALANGAN



Pelaksanaan kegiatan Pelatihan Seni Pedalangan dan Karawitan Malangan.

Jadwal Pelaksanaan kegiatan sebagai berikut :



No
Kegiatan
H A R I
JAM
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
Min
1
Latihan Karawitan Remaja






 20:00
2
-








3
Latihan Karawitan Dewasa







 20:00 
4
-








5
-








6
Latihan Pedalangan







20:00
7
-











Keterangan :

1.      Tempat pelatihan diadakan di Balai RW:04 Desa Jatiguwi;

2.      Jadwal pelatihan bisa adakan setiap hari (pada waktu liburan sekolah).








BAB VI

TENAGA  PELATIH



Pelaksanaan kegiatan Pelatihan Seni Pedalangan dan Karawitan Malangan.

Tenaga Pelatih/Instruktur sebagai berikut :



No
Nama Personil
Keahlian
Jumlah Siswa
1
Davit
Pelatih Karawitan Remaja
15 org
2
Susilo Hadi
Pelatih Karawitan Dewasa
13 org
3
Sumantri
Pelatihan Dalang Wayang Kulit
1 org
4
Sampe
Pelatihan Dalang Wayang Topeng
1 org

Keterangan :

1.         Tempat pelatihan diadakan di Dusun Krajan Balai RW:04 Desa Jatiguwi








BAB VII



RENCANA  ANGGARAN  BIAYA

YANG DIBUTUHKAN



No
Uraian Kebutuhan
Volume
Satuan
Satuan Harga (Rp)
Jumlah. (Rp)


0
1
2
3
4
5=2x4

1
Sound Sistem
1
Paket
1.500.000
1.500.000

2
Pakaian Panjak/yogo
18
Buah
150.000
2.700.000

3
Pakaian Dalang
2
Stel
300.000
600.000

4
Blangkon
18
Buah
100.000
1.800.000

5
Alat Gamelan Pelog
1
Set
25.000.000
25.000.000





Total
31.600.000




Keterangan :



1.      Barang-barang tersebut diatas adalah kebutuhan utama untuk menjalankan kegiatan seni  Pedalangan dan Karawitan tradisi malangan.

2.      Untuk melaksanakan kegiatan seni pedalangan dan karawitan malangan selama ini kami masih pinjam/sewa.








BAB VIII



PENUTUP 



       Demikian profil Sanggar seni Madyo Laras ini dibuat untuk diketahui para pihak demi lestarinya Seni Budaya Tradisi yang akan di isi dengan Kegiatan Pelatihan Seni Pedalangan dan Karawitan Malangan untuk anak/remaja/masyarakat di Sanggar Madyo Laras Desa Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung, dibuat dengan harapan, dapat disetujui dan dapat terealisasi secepatnya, Atas perhatian dan kesempatan ini dengan segala kerendahan hati kami mengucapkan terima kasih.





Jatiguwi, 16 April 2015



Ketua Organisasi Seni

Pedalangan dan Karawitan Malangan

“Sanggar Madyo Laras”



SUSILO HADI














PROJECT REFERENCE



REFERENCE



1.      Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur;Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang;

2.      Universitas Negeri Malang (UNM);

3.      Universitas Muhammadyah Malang (UNM);

4.      Yayasan Inggil Malang;

5.      Sanggar Tari dan Kharawitan Asri Kusuma Malang;

6.      Sanggar Tari Swastika Malang;

7.      Sanggar Karawitan Madyo Laras Jatiguwi.



















CURRICULUM VITAE



1.      Nama                                :  SUSILO HADI

2.      Tempat/Tgl lahir               :  Malang, 23 April 1970

3.      Pendidikan Non Formal   :

a)      Belajar Tari Topeng Gonongsari di Padepokan Amisandi Budaya Ds. Jatiguwi Th. 1990;

b)      Belajar Karawitan Gaya Malangan di Padepokan Amisandi Budaya Ds. Jatiguwi Th. 1998.



4.      Keahlian   :

a)      Pengendang dan Instruktur Karawitan Gaya Malangan;

b)      Pengendang dan Instruktur Karawitan Gaya Surabaya.



5.      Pengalaman :

a)      Pengendang dan Instruktur Karawitan Iringan Tari Adhithia Kundala dengan metode 3 Set Gamelan pada pembukaan Muktamar Muhammadyah Th. 2005;

b)      Pengendang dan Instruktur Karawitan Gaya Malangan untuk Universitas Negeri Malang di Sanggar Tari dan Karawitan Madyo Laras Ds. Jatiguwi Th. 2012 Sampai Sekarang;

c)      Pengendang dan Instruktur Karawitan Gaya Malangan di Sanggar Tari dan Karawitan Madyo Laras;



Malang, 31 Maret 2015

SUSILO HADI














CURRICULUM VITAE



1.      Nama                                :  DAVID SUDARMONO

2.      Tempat/Tgl lahir               :  Malang, 11 September 1986

3.      Pendidikan Non Formal   :

a.       Belajar Tari Topeng Malangan di Padepokan Amisandi Budaya Jatiguwi Th. 1990;

b.      Belajar Karawitan Malangan di Padepokan Asmoro Bangun Kec. Pakisaji Th. 2009;

c.       Belajar Teater Wayang Topeng di Padepokan Asmoro Bangun Th. 2012;

d.      Belajar Karawitan Malangan di Sanggar Tari dan Karawitan Madyo Laras Jatiguwi Th. 2012.



4.      Keahlian   :

a.       Instruktur Karawitan dan Teater Wayang Topeng Malangan;

b.      Instruktur Tari Topeng Bapang, Grebek Sabrang, Klono;



5.      Pengalaman:

a.       Instruktur Karawitan dan Pengendang untuk Kontingen Kab. Malang dalam Festrival Panji se_Asia Tenggara di Thailand pada Th. 2013;

b.      Instruktur & Penari, Tari Adhithia Kundala pada pembukaan Muktamar Muhamadyah Tahun 2005;

c.       Instruktur dan Penari, Tari Anggodo Ballik untuk Prov. Jatim dalam Festival Ramayana di Yogyakarta Th. 2012;

d.      Instruktur Tari Topeng Malangan Untuk Universitas Negeri Malang Th. 2012 sampai sekarang;

e.       Instruktur Karawitan dan Pengendang untuk SMPN 4 Kepanjen dan SMAN 1 Kepanjen Th. 2012 sampai sekarang;

f.       Instruktur & Penari untuk Sanggar Seni Budaya Madyo Laras Jatiguwi, Sumberpucung, Malang;

g.      Anggota Karawitan Gaya Malangan untuk Sanggar Tari dan Karawitan Madyo Laras Ds. Jatiguwi.



Malang, 31 Maret 2015

DAVID SUDARMONO

Tidak ada komentar:

Posting Komentar